• SINOPSIS FILM CHRISTOPHER ROBIN

    Christopher Robin (Ewan McGregor) bocah yang dahulu selalu bersama Winnie the Pooh sekarang telah dewasa, ia telah kehilangan imajinasinya. Dia tinggal di London bersama istrinya Evelyn (Hayley Atwell) tapi ia mulai kehilangan arah hidupnya. Pooh dan sahabat-temannya hadir kembali kekehidupan Robin, kali ini mereka menolong Robin untuk menemukan kebahagiaan dalam keluarga. 

    Siapa sih yang tak kenal dengan Winnie the Pooh? Kali ini ia kembali bersama geng-nya dalam film live action yang berjudul Christopher Robin. Dipandang dari judulnya telah terang jikalau film ini lebih fokus menceritakan kehidupan Robin, si bocah cilik sahabat Winnie the Pooh yang sekarang telah dewasa http://www.aus.co.id. Diawal film kita memandang singkat kehidupan Christopher Robin, dimulai dari ia berpisah dengan Winnie the Pooh hingga ia disuruh masuk sekolah asrama meski ia masih kecil. Pertemuannya dengan istrinya kemudian dikala Perang Dunia II dimana ia turut berperang, hingga ia punya si kecil dan berprofesi di pabrik koper yang membuatnya sibuk dan tak dapat membagi waktu dengan keluarganya.

    Kita memandang bagaimana si kecilnya kecewa dengan aktivitas Ayahnya, apalagi dikala Ayahnya ingin memasukkannya juga ke sekolah asrama seperti Ayahnya meski si kecilnya tak ingin sekolah asrama. Salah satu pesan etika yang ingin diberi tahu film ini, bahwa kesibukkan orangtua jangan hingga melupakan apa yang diharapkan oleh si kecilnya. Kesibukkan Ayahnya yang pun dihari libur ia semestinya membatalkan komitmen dengan si kecilnya karena ia dikasih tugas oleh kantornya ialah puncak permasalah difilm ini, sederhana memang.

     

    Sebetulnya film ini dapat menjadi film yang menguras air mata jikalau dieksekusi dengan bagus, tapi pengenalan tokoh yang pesat membuat pertemuan kembali Christopher Robin dengan Winnie the Pooh menjadi hal yang umum saja. Animasi difilm ini jawara, interaksi Christopher Robin dengan Pooh, Eeyore, Tigger dan Piglet tampak kongkrit, seolah-olah boneka tersebut benar-benar hidup. Meski dikala saya memandang trailernya pertama kali, saya berpikir http://www.dev.biz.id apa nggak serem ini wujudnya Pooh dan kawan-kawan, apa nggak pun si kecil-si kecil takut melihatnya. Melainkan rupanya mereka konsisten lucu dan menggemaskan seperti film kartunnya. Jadi jangan kuatir film ini aman buat si kecil-si kecil, ya meski mungkin mereka tak akan mengerti jalan ceritanya tapi minimal mereka dapat menikmati boneka-boneka hidup yang lucu.

     

    Tigger dan Eeyore yang paling mencuri amati apalagi Eeyore yang hanya ngomong sekilas-sekilas tapi lucu dan berhasil membuat penonton mengakak. Meski demikian film ini terasa singkat dengan kurang menggigitnya konflik yang ada, ya minimal untuk tontonan keluarga film ini akan cakap menghibur apalagi dikala memandang penampilan lucu Pooh dan kawan-kawan yang menggemaskan http://www.qibug.com.


  • Commentaires

    Aucun commentaire pour le moment

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Ajouter un commentaire

    Nom / Pseudo :

    E-mail (facultatif) :

    Site Web (facultatif) :

    Commentaire :